LANGGUR,POJOKMALUKU.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam menghadirkan program bakti sosial terintegrasi bagi masyarakat.
Bupati Maluku Tenggara Drs.Hi.M. Thaher Hanubun, mengatakan bahwa kehadiran pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial sangat membantu daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Kalau kami jalan sendiri, rasanya kami tidak mampu. Dengan keterbatasan pembiayaan, kehadiran Kementerian Sosial ini sangat luar biasa membantu dan meringankan beban daerah,” ungkap Bupati yang diberi penghargaan sebagai Bapak pembangunan itu.
Ia menjelaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial terjalin melalui berbagai kunjungan dan komunikasi intensif, hingga akhirnya program tersebut dapat direalisasikan di Maluku Tenggara.
Selain itu, Bupati Thaher juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Wakil Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta kolaborasi dengan Yayasan Budhi Amal dan publikasi media yang dinilai penting dalam menyebarluaskan informasi kegiatan sosial kepada masyarakat luas.
“Kalau kegiatan seperti ini tidak dipublikasikan, masyarakat tidak akan tahu. Padahal ini sangat bermanfaat dan menjadi bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.
Program bakti sosial terintegrasi ini mencakup berbagai layanan, mulai dari bantuan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan sosial lainnya.
Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh Sentra Meohai, ditemukan sejumlah kebutuhan masyarakat seperti bantuan alat kesehatan, operasi katarak, tunggakan biaya pendidikan, hingga layanan fisioterapi.
Perwakilan Kementerian Sosial Ibu Suratna menyampaikan bahwa Maluku Tenggara dipilih sebagai lokasi kegiatan karena adanya kebutuhan nyata masyarakat yang teridentifikasi melalui asesmen tersebut, serta komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program.
“Kebutuhan masyarakat di sini cukup beragam, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga sosial. Ini yang menjadi dasar kami hadir untuk memberikan bantuan,” jelas perwakilan Kemensos.
Bupati Thaher berharap program seperti ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut dengan berbagai bentuk bantuan lainnya.
Ia optimistis, dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat, angka kemiskinan di Maluku Tenggara dapat ditekan lebih cepat.
“Ini bukan sekadar kegiatan sesaat, tetapi langkah nyata bersama untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(PM-Dewi)











Discussion about this post