LANGGUR,POJOKMALUKU.COM — Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. M. Thaher Hanubun, didampingi Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, ketua DPRD Malra serta jajaran pimpinan OPD, menghadiri seremoni pembukaan Rapat Kuria Regio Makassar, Amboina, dan Manado (MAM) yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Santa Maria Goretti Rumadian.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Hoat Tamngil, Ohoi Rumadian, Senin (20/4/2026), dalam suasana khidmat yang dihadiri para uskup, rohaniwan, serta umat Katolik dari tiga keuskupan.
Dalam sambutannya, Bupati Thaher menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rapat Kuria Regio MAM di Bumi Larvul Ngabal, Kabupaten Maluku Tenggara.
Dijelaskannya, pemerintah daerah menyambut dengan penuh sukacita kehadiran para peserta dan berharap Maluku Tenggara dapat memberikan kenyamanan selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung hingga 24 April 2026.
“Terima kasih atas kepercayaan kepada Kevikepan Kei Kecil, Keuskupan Amboina, sebagai tuan rumah. Semoga kegiatan ini semakin memperkuat pertumbuhan iman umat Katolik di Regio MAM,” ujar Bupati.
Momentum tersebut juga menjadi hari bersejarah bagi umat Stasi Rumadian, dengan dimulainya pembangunan Gereja Santa Maria Goretti yang diharapkan tidak hanya menjadi rumah ibadah, tetapi juga ikon wisata rohani di daerah tersebut.
Lanjut, Bupati menjelaskan bahwa desain gereja yang menyerupai kapal akan menjadi simbol dari motto episkopal Uskup Diosis Amboina, Monsinyur Ino Ngutra, yakni Duc In Altum atau “bertolaklah ke tempat yang dalam”, sebagai lambang pelayanan dan pengabdian gereja kepada umat.
Dikesempatan itu juga,Bupati berkomitmen bahwa, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam mendukung kehidupan beragama. Sejak tahun 2018, pemerintah daerah telah mengalokasikan hampir Rp100 miliar untuk pembangunan sarana ibadah lintas agama, baik Katolik, Protestan, maupun Islam.
“Bagi daerah dengan kapasitas fiskal terbatas seperti Maluku Tenggara, angka ini sangat besar. Namun kami meyakini bahwa pertumbuhan iman umat akan mendorong kemajuan daerah secara keseluruhan,” katanya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Bupati mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang keagamaan, tetap menjadi prioritas.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas semangat umat Stasi Rumadian yang didukung penuh oleh Uskup Diosis Amboina dalam mewujudkan pembangunan gereja tersebut.
Bupati memastikan pemerintah daerah akan terus mendampingi hingga pembangunan gereja rampung.
“Kami tidak akan membiarkan umat berjalan sendiri. Pemerintah daerah akan hadir dan membantu hingga pembangunan gereja ini selesai,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati turut memohon doa dari para uskup, imam, biarawan-biarawati, serta seluruh umat Katolik di Tanah Kei agar pemerintah daerah senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati menyerahkan bantuan hibah berupa satu paket drum band kepada SMP Seminari Santo Yohanes XXIII Langgur, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan kegiatan siswa.
Acara pembukaan Rapat Kuria Regio MAM dan peletakan batu pertama Gereja Santa Maria Goretti Rumadian ini menjadi simbol sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan iman sekaligus memperkuat fondasi sosial masyarakat di Maluku Tenggara.(PM-Dewi)













Discussion about this post