MASOHI,POJOKMALUKU.COM –
Musyawarah Daerah (Musda) Ke-X DPD Golkar Malteng mulai bergulir. Arena perebutan kursi Ketua DPD untuk periode 2025–2030 dibuka.
Dimulai dengan penjaringan bakal calon (Bacalon) ketua melalui pengambilan formulir pendaftaran yang dimulai pada Jumat (17/4/2026).
Ketua Panitia Musda, Izack Sitaniapessy, mengungkapkan bahwa proses ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
“Pengambilan formulir dimulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIT, sementara pengembalian formulir pada 18–19 Mei,” jelasnya dalam konferensi pers di Sekretariat DPD Golkar Malteng, Kamis (16/4/2026).
Sementara itu, Ketua Steering Committee, Tomas Ricky Gabrielle, memastikan seluruh tahapan penjaringan berjalan sesuai aturan organisasi.
Ia menegaskan bahwa proses ini mengacu semata-mata pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Seluruh mekanisme kita jalankan sesuai ketentuan. Ada sembilan persyaratan yang wajib dipenuhi oleh setiap bakal calon,” ujarnya.
Dijelaskan, Sejumlah syarat utama yang harus dipenuhi antara lain pernah aktif sebagai pengurus partai minimal satu periode, baik di tingkatannya maupun satu tingkat di atasnya.
Selain itu, calon juga dapat berasal dari pengurus organisasi pendiri atau yang didirikan oleh Golkar.
Tak hanya soal rekam jejak organisasi, bacalon juga dituntut memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, serta integritas yang tidak tercela. Kapabilitas dan akseptabilitas menjadi faktor penting lain, termasuk kewajiban telah mengikuti pendidikan dan pelatihan kader yang dibuktikan dengan sertifikat resmi.
Yang tak kalah krusial, setiap bakal calon wajib mengantongi dukungan minimal 30 persen pemilik suara. Dukungan tersebut harus dibuktikan melalui berita acara rapat pleno disertai daftar hadir.
Namun demikian, peluang tetap terbuka bagi figur yang belum memenuhi syarat administratif. Panitia memberikan ruang melalui mekanisme diskresi dari Ketua DPP Golkar.
“Jika ada bakal calon yang belum memenuhi persyaratan, tetap bisa mendaftar sepanjang mengantongi persetujuan dari Ketua DPP Partai Golkar,” tegas Tomas.
Bergulirnya Musda Ke-X ini dipastikan akan menjadi ajang strategis dalam menentukan arah kepemimpinan Golkar di Maluku Tengah lima tahun ke depan. (PM-Max)













Discussion about this post