MASOHI,POJOKMALUKU.COM – Pemuda Negeri Bumey, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I Lomba Video Kampanye Anti Kekerasan pada ajang Pekan Raya Pendidikan TNS Tahun 2026.
Kegiatan tersebut merupakan gagasan Mahasiswa KKN Universitas Pattimura (Unpatti) Tahun 2026 yang bekerja sama dengan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) serta BPW IKB TNS Provinsi Maluku, dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kecamatan TNS.
Lomba video kampanye yang mengusung tema “Maluku Anti Kekerasan Dimulai dari Kita” ini diikuti oleh delapan negeri di wilayah Kecamatan TNS. Setelah melalui proses penilaian dewan juri, Pemuda Negeri Bumey berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Negeri Waru sebagai juara kedua, dan Negeri Isu di posisi juara ketiga.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat, khususnya para tokoh pemuda setempat. Tokoh Pemuda Negeri Bumey, Thobias Salmon Koknusa, menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pemuda Bumey yang telah bekerja keras hingga meraih hasil terbaik.
Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar prestasi lomba, tetapi juga menjadi bukti bahwa generasi muda di TNS memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya-karya kreatif yang membawa pesan sosial dan pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini bukan hanya soal menang lomba, tetapi bagaimana anak-anak muda bisa belajar menuangkan ide, menyuarakan pesan anti kekerasan, serta menghadirkan konten-konten positif yang mendidik,” tandanya kepada POJOKMALUKU.COM, Sabtu (2/5/2026).
Thobias berharap, melalui kegiatan tersebut, semangat kreativitas pemuda di Kecamatan TNS terus tumbuh sehingga ke depan semakin banyak karya edukatif yang lahir dari tangan generasi muda Nusra Telu.
Ia menambahkan, media video kampanye seperti ini menjadi sarana efektif untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya kaum muda, agar menjauhi segala bentuk kekerasan dan lebih mengedepankan nilai persaudaraan, toleransi, serta hidup damai.
Pekan Raya Pendidikan TNS Tahun 2026 sendiri tidak hanya menjadi ajang perlombaan, namun juga wadah pengembangan bakat, kreativitas, serta pendidikan karakter bagi generasi muda dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.
Dengan keberhasilan Negeri Bumey ini, diharapkan akan lahir motivasi baru bagi pemuda-pemuda di seluruh negeri di Kecamatan TNS untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjadi agen perubahan melalui karya digital yang positif dan inspiratif.(PM-Red)













Discussion about this post