TUAL,POJOKMALUKU.COM – Komitmen memperkuat pertahanan sekaligus mendorong pembangunan wilayah timur Indonesia kian nyata. Tim Baloghan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 914/Maren Nusa Larvul di Jalan Dullah, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Provinsi Maluku, Jumat (10/4/2026).
Peninjauan strategis ini dipimpin oleh Ketua Tim, Yudhi Suharto, yang memastikan langsung kesiapan lahan untuk pembangunan satuan teritorial yang digadang-gadang menjadi penggerak baru pertahanan dan pembangunan daerah.
Turut hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Daerah Kota Tual, Ridwan Abdulah Faidirubun, Raja Dullah, Bayan Renuat, serta jajaran Forkopimda Kota Tual yang menunjukkan dukungan penuh terhadap rencana strategis tersebut.
Dari unsur TNI, Komandan Kodim 1503/Tual diwakili oleh Pasi Log Lettu Inf. Ambarak Rahadat yang turut mendampingi jalannya peninjauan lapangan.
Dalam kunjungan itu, tim tidak hanya meninjau titik utama pembangunan Yonif, tetapi juga mengecek lokasi marshalling area yang akan menjadi simpul logistik guna mendukung kelancaran proses pembangunan ke depan.
Peninjauan ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan kesiapan lahan serta kesesuaian lokasi dengan kebutuhan pembangunan satuan teritorial berbasis pembangunan (territorial development).
Kehadiran Yonif TP 914/Maren Nusa Larvul nantinya diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga menjadi katalis percepatan pembangunan di Kota Tual dan sekitarnya.
Lebih dari sekadar pembangunan satuan militer, proyek ini membawa harapan besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan stabilitas keamanan, kehadiran Yonif juga diproyeksikan membuka akses infrastruktur baru, menciptakan peluang ekonomi, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal.
Dengan langkah awal ini, Kota Tual bersiap memasuki fase baru di mana pertahanan negara dan pembangunan daerah berjalan beriringan, mempertegas posisi wilayah kepulauan sebagai garda depan sekaligus motor pertumbuhan di kawasan timur Indonesia. (PM-Dewi)













Discussion about this post